Mereka Yang Mencuri Perhatian Publik di Ajang Bulutangkis

Bulutangkis menjadi olahraga paling populer nomer dua setelah sepak bola. Prestasi olahraga bulutangkis ndonesia sudah banyak mencetak prestasi di kancah internasional. Olahraga bulutangkis juga berhasil membuat lagu Indonesia raya berkumandang di ajang olimpiade. nah, baru-baru ini, kita disuguhkan pertandingan bulutangkis yang epik dari atlet-atlet kebanggan Indonesia. Seperti saat perjuangan tunggal putera Indonesia Anthony Ginting dan Jonatan Christie di Ajang Asian Games 2018 Agustus kemarin.

Pasca kemenangan Jonatan Christie di Asian Games 2018, masyarakat indonesia mulai ramai-ramai 'kepo' dengan profil Jojo (Panggilan akrab Jonatan). Followers Jojo di sosial media mendadak meroket. Akun instagram dengan nama @jonatanchristieofficials tehitung hingga hari ini (per-26 september 2018) tembus angka 2 juta. Ini adalah jumlah followers yang fantastis untuk pemain muda sekelas Jojo. Pebulutangkis yang juga memiliki akun dengan jumah followers yang banyak adalah Lee Chong wei. Memiliki akun instagram dengan jumlah 508 ribu, disusul tunggal putera terbaik asal denmark, Viktor axelsen  yang memiliki folloers berjumlah 224 ribu, juga Kento Momota yang telah mengantongi 65.6 ribu followers. Tapi, bukan ini yang akan kita bahas. Kita akan membahas tentang pemain bulutangkis tunggal putera paling memesona di lapangan versi saya. Karena jika mereka mempesona di Instagram, belum tentu mempesona di lapangan. ya kan?

Lee Chong Wei & Lin Dan (Kompas)
Jadi, menurut kamus KBBI, arti kata memesona adalah sangat menarik perhatian; mengagumkan; memukau. Mereka yang akan disebutkan ini bukan hanya menggagumkan di lapangan, tapi juga attitude mereka saat bermain. Tidak mudah emosi ataupun terprovokasi oleh lawan main. Oke langsung saja. ini dia 5 atlet bulutangkis tunggal putera yang mencuri banyak perhatian pecinta bulutangkis dunia

5. Anthony Sinisuka Ginting
Ginting (Kompas)
Jatuh bangun di ajang Asian Games hingga membuatnya cedera dan tak bisa melanjutkan permainan, membuat Ginting mendapat simpati dari seluruh masyarakat Indonesia. Keinginan yang luar biasa untuk mempersembakan emas bagi negara harus terhenti saat Ginting melawan pemain asal Tiongkok, Shi yuqi di babak final beregu. Shi Yuqi hingga presiden Jokowi memuji kegigihan Ginting. Namun, kegagalan di Asian Games mulai sedikit terbayar dengan kemenangan Ginting di ajang China terbuka. Gelar bergengsi yang direbut oleh Ginting merupakan prestasi yang patut dibanggakan. Ginting berhasil menjegal perlawan dua pemain tuan rumah, seperti Chen Long dan Lin Dan. Di babak final, Ginting bertemu dengan pebutangkis terbaik Jepang sekaligus juara bertahan, Kento Momota. Dalam laga yang berlangsung sengit ditambah dengan permainan yang luar biasa, Ginting berhasilmenjadi mimpi buruk bagi Momota dan mempersembahkan gelar untuk Indonesia. Diusianya yang baru menginjak 21 tahun, Ginting telah berhasil  mengantongi titel juara Indonesia Masters dan juara China Open Super 1000.

4. Jonatan Christie 
Jojo (Kompas)
Sukses memenangkan medali Asian Games di nomer perorangan, Jojo langsung menjadi pusat perhatian Netizen Indonesia dan dunia. Moment Jojo membuka baju saat selebrasi kemenangannya, sontak hal membuat ranah internet Indonesia menjadi heboh. Dan saat itulah pesona Jojo membius wanita-wanita Indonesia. Bukan hanya wanita Indonesia saja yang mengakui ketampanan Jojo, atlet peraih 2 medali emas olimpiade di sektor ganda putri dan ganda campuran asal Tiongkok, Zhao Yunlei juga salah satu termasuk yang memuji ketampanan Jojo. Bahkan Jojo masuk dalam daftar 100 pria paling tampan di dunia versi komunitas dunia maya bernama TC Candler.

3. Kento Momota
Kento Momota (Kompas)
Sempat tersandung kasus judi yang membuatnya tidak bisa ikut alam ajang olimpiade 2016, Kento Momota kembali dan bangkit untuk menghantui sektor tunggal putera bulutangkis. Tak tanggung-tanggung, gelar perdana yang berhasil diboyong Momota pasca tidak diizinkan bermain bulutangkis adalah Kejuaraan Badminton Asia. Momota berhasil menyingkirkan Lee Chong Wei juga Chen Long. Kebangkitan Momota ini sangat luar biasa. Sempat terjun ke peringkat bawah, Momota kemudian berubah menjadi pemain ganas yang siap melibas lawan-lawannya.

2. Lee Chong Wei
Lee Chong Wei (Kompas)
Dijuluki raja Super Series, pemain bulutangkis andalan Malaysia Lee Chong Wei masuk dalam posisi kedua pebulutangkis yang mencuri perhatian. Sukses mengkoleksi 3 perak olimpiade membuat Lee Chong Wei belum ingin gantung raket. Sempat berniat untuk pensiun setelah olimpiade 2012, namun niat tersebut diurungkan hingga olimpiade 2016. Masih wacana, ternyata Lee Chong Wei masih ingin mempersembahkan medali utnuk negaranya di ajang Asian Games 2018, dan akan menjadikan Asian Games 2018 menjadi turnamen terakhinya. Namun apa daya, harapan tinggal harapan, Lee Chong Wei terpaksa harus menarik diri dari ajang pesta olahraga terbesar di Asia itu karena masalah kesehatan yang dialaminya. Lee Chong Wei divonis sakit kanker hidung yang membuanya harus butuh banyak perawatan.

1. Lin Dan
Lin Dan (Kompas)
Pecinta bulutangkis di seluruh dunia pasti setuju jika sosok Lin Dan selalu mempesona di setiap penampilan lapangannya. Pernah terkena kasus perselingkuhan, tidak membuat performa Lin Dan turun. Pemain yang dijuluki Super Dan ini, berhasil mengkoleksi 2 emas olimpiade sepanjang karir bulutangkisnya. Dia juga satu satunya pemain tunggal putera yang mempunyai gelar terlengkap. Seperti menjuarai ajang bergengsi Kejuaraan dunia, juara Asia, All England dan rentetan gelar super series. Bukan hanya juara perorangan, Lin Dan juga berhasil membawa timnya juara di ajang Thomas Cup, Sudirman Cup dan juara Asian Games 2018. Meski usianya kini menginjak 34 tahun, performa Lin Dan memang agak menurun, dan mulai sulit memprediksi kemenangannya melawan pemain-pemain non unggulan. Selama karir bulutangkisnya, Lin Dan telah berhasil memenangkan pertandingan sebanyak 635 dan kini berada di posisi 7 dunia (bwf- 25 september 2018). Lin Dan juga menjalin persahabatan dengan rival abadinya di lapangan Lee Chong Wei. Lin Dan kerap menghadiri hari-hari spesial Lee Chong Wei, seperti saat hari pernikahannya. Persahabatan yang dibangun Lin Dan dengan Lee Chong Wei, berawal dari seringnya mereka bertemu saat final berbagai turnamen bulutangkis. El Clasico menjadi turnamen yang mempertemukan Lee Chong Wei dan Lin Dan. Namun, melihat pemain muda yang mulai bersinar, rasanya sulit untuk kembali menampilkan duel Lin dan Chong Wei yang paling ditunggu-tunggu pecinta bulutangkis. Kini Lin Dan dan Lee Chong Wei masuk dalam pemain Legend yang masih aktif bertanding di turnamen. Sebagai pemain dari generasi Taufik Hidayat, Lin Dan masih belum ingin pensiun. Sepertinya Lin Dan ingin menutup karir bulutangkisnya dengan bertemu rival sekaligus sahabatnya Lee Chong Wei di final sebuah turnamen. Kita tunggu saja.

-sabrinahutajulu-

Comments